KEABSAHAN SIDIK JARI SEBAGAI ALAT BUKTI DALAM TINDAK PIDANA PERSPEKTIF HUKUM ISLAM

Authors

  • Subaidi IAI Ibrahimy Sukorejo Situbondo

DOI:

https://doi.org/10.37348/cendekia.v2i2.28

Keywords:

Justice and truth, evidence and proof

Abstract

Justice and truth is something that must be upheld in this life. Therefore, in solving problems, one should not carelessly blame others without any strong evidence. Because the evidence is essential in the procedural law, especially in criminal matters. Proof always concern the rights and reputation. A person's right is guaranteed by law. Proof that must be done to uphold truth and justice. The purpose of the evidence solely to seek the truth or the true fact of a crime. This is intended to avoid any slander caused accusations without evidence and strong reasons.

References

A. Gumilang, Kriminalistik Pengetahuan Tentang Teknik dan Taktik Penyidikan. (Bandung: Angkasa, 2013)

A. Halim Ridlwan, Hukum Pidana dalam Tanya Jawab, Cet. II, (Jakarta: Ghalia Indonesia, 2004)

Abdoel Djamali, Pengantar Hukum Indonesia,(Jakarta: Raja Grafindo Persada: 2003)

Andi Hamzah, Pokok-pokok Hukum Pidana Antara Pro dan Kontra Terhadap Hukuman Mati, (Jakarta: PT. Eresco Bina Aksara, 2008)

Archra Van Verdijk, , Asas-asas Hukum Pidana, Cet. V, (Jakarta: Bina Aksara, 2010(

Atang Ranoemihardja, Ilmu Kedokteran Kehakiman, (Bandung: Tarsito, 2003)

Bambang Waluyo, Sistem Pembuktian Dalam Peradilan Indonesia, (Jakarta: Sinar Grafika, 2012)

Cholily Setyabudi, Diktat Asas-asas Hukum Pidana, tt

Departemen Agama RI, Al-Quran dan Terjemahannya, (Semarang: Toha Putra, 2008)

Djoko Prakosa, Alat Bukti dan Kekuatan Pembuktian Dalam Proses Pidana, Yokyakarta: Liberty, tt.

Ibnu Majah, Sunan Ibnu Majah, (Bairut: Dar al-Fikr, tt)

Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah, I’lamu al-Muwaqqiin, Juz. I, (Bairut:Dar al-Fikr, tt,)

________, I’lamu al-Muwaqqiin, Juz. I, (Bairut:Dar al-Fikr, tt)

Jalaluddin Abd. Rahman As-Suyuthi, Al-Asyba Wa an-Nadhair, (Bairut:Dar al-Fikr, 2005)

Karjadi dan R. Soesilo, KUHAP, (Bogor: Politera, 1996)

Karjadi, Sidik Jari Sistem Henry, (Bogor: Politera, tt)

LJ. Van Apeldoren, Pengantar Ilmu Hukum, Cet. XVI, (Jakarta: Pradnya Pramita, 2010)

M, Tresna, Komentar HIR, cet. X, (Jakarta: Pradnya Paramita, 2012)

M. Salam Madkur, Peradilan Dalam Islam, (Surabaya: Bina Aksara, 2003)

M. Thalib, Fikih Nabawi, Cet. I, (Jakarta: Suara Indonesia, tt)

Mahmud Sughandi, dan Syaichul M. Ali As-sayis, Perbandingan Madzhab Dalam Masalah Fikih, Cet. III., (Jakarta: Bulan Bintang, 2005)

Mahmud Syaltout, Perbandingan Madzhab dalam Masalah Fikih, (Jakarta: Bulan Bintang, 2005)

Molejatno, Asas-asas Hukum Pidana, Cet. V, (Jakarta: Rineka, 2003)

R. Soebekti, Hukum Pembuktian, (Jakarta: PT. Pradnya Paramita, 2010)

R. Soesilo, Kriminalistik Ilmu Penyelidikan, (Surabaya: Usaha Nasional, 2010)

________, Pokok-pokok Hukum Pidana, (Bogor: Politera, 2005)

Sudiro Mertokusumo, Hukum Acara Perdata Indonesia (Jakarta: Liberty, 2011)

Wirjono Prodjodikoro, Asas-asas Hukum Pidana di Indonesia, Cet. VI, (Bandung: PT. Eresco, 2009)

Downloads

Published

2020-09-08