Sinergi Hukum Keluarga Islam Dan Manajemen Pendidikan Dalam Membangun Generasi Berkualitas Dan Harmoni Keluarga Islami

Authors

  • Muh Ibnu Sholeh STAIMAS

DOI:

https://doi.org/10.37348/jurisy.v3i2.262

Keywords:

sinergi, hukum keluarga islam, manajemen pendidikan, generasi berkualitas, keluarga islami

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sinergi antara manajemen pendidikan dan hukum keluarga islam dalam upaya membangun generasi berkualitas dan menciptakan harmoni keluarga islami, untuk mengetahui tantangan dan peluang dalam sinergi manajemen pendidikan dan hukum keluarga islam, untuk mengetahui bagaimana inovasi dan model supaya sinergi bisa berjalan optimal dan langkah sinergi yang harus diambil untuk mewujudkan generasi berkualitas dan harmoni keluarga islami. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research). Paradigma analisis data dalam penelitian ini meliputi pengumpulan data, reduksi, penyajian, dan penyusunan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Tantangan dalam sinergi manajemen pendidikan dan hukum keluarga islam adanya perbedaan interpretasi, resistensi atau ketidakpahaman dan keterbatasan sumber daya. Peluang diantaranya pembentukan karakter dan nilai, pendidikan yang holistik, pemberdayaan keluarga dan keselarasan dengan nilai-nilai islam dalam sistem pendidikan. Inovasi dan model diantaranya dengan pengembangan kurikulum terpadu, pelatihan dan peningkatan kompetensi guru, kolaborasi dengan ahli hukum keluarga islam, program pendidikan orang tua, penggunaan teknologi dan media digital serta  penelitian dan pengembangan.  Upaya dilakukan melalui cara penyusunan kebijakan yang mendukung sinergi, kolaborasi antara kementerian pendidikan dan institusi hukum islam, pembentukan tim kerja bersama, program pelatihan dan bimbingan, konsultasi dan keterlibatan orang tua dan pembaruan kurikulum. Langkah yang harus diambil untuk mewujudkan generasi berkualitas dan harmoni keluarga islami melalui sinergi manajemen pendidikan dan hukum keluarga islam antara lain pembentukan nilai-nilai islami, integrasi kurikulum, pembelajaran aktif dan praktis, pembinaan dan bimbingan, kolaborasi dengan orang tua dan masyarakat dan penguatan peran guru.

References

Abdullah, zainuddin. “tanbih al-masyi menyoal wahdatul wujud: kasus abdurrauf singkel di aceh abad 17 karya oman fathurahman (review buku).” Mumtaz: jurnal studi al-qur’an dan keislaman 3, no. 2 (21 oktober 2019): 280–88. Https://doi.org/10.36671/mumtaz.v3i2.45.

Ahmad atabik. “pernikahan dan hikmahnya perspektif hukum islam.” Yudisia, vol. 5, no. 2, (2014).

Aprilia, elsa dwi, wati rahmi ria, dan elly nurlaili. “perlindungan hukum bagi ahli waris berkebutuhan khusus menurut hukum waris islam.” Pactum law journal 1, no. 04 (2018).

Arifin, zainal. “tantangan membentuk keluarga sakinah pada generasi milenial.” Wahana islamika: jurnal studi keislaman 6, no. 2 (2020).

Elihami, elihami, dan abdullah syahid. “penerapan pembelajaran pendidikan agama islam dalam membentuk karakter pribadi yang islami.” Jurnal edumaspul, 2 (1), februari 2018 (2018).

Hapsari, widyaning, dan itsna iftayani. “model pendidikan karakter pada anak usia dini melalui program islamic habituation.” Indigenous: jurnal ilmiah psikologi 1, no. 2 (18 agustus 2017). Https://doi.org/10.23917/indigenous.v1i1.4456.

Islami, dian ismi. “konsep komunikasi islam dalam sudut pandang formula komunikasi efektif.” Wacana volume xii no.1 (2013).

Jamil, syahril. “konstruksi hukum keluarga islam di indonesia.” Jurnal usrah v o l . 3 n o . 1 , (j u n i 2 0 1 7).

“keunggulan arbitrase sebagai forum penyelesaian sengketa di luar pengadilan.” Jurnal ilmiah hukum dirgantara 9, no. 2 (3 juni 2014). Https://doi.org/10.35968/jh.v9i2.354.

Kholifah, yusnia binti. “manajemen konflik perspektif pendidikan islam.” Jurnal piwulang 2, no. 1 (2019).

Kholis, nur. “paradigma pendidikan islam dalam undang-undang sisdiknas 2003.” Jurnal kependidikan 2, no. 1 (1 januari 1970): 71–85. Https://doi.org/10.24090/jk.v2i1.542.

Kurnia, ida, dan tundjung h.s. “peningkatan kesadaran hukum masyarakat terhadap pengaturan hukum waris di indonesia.” Jurnal bakti masyarakat indonesia 2, no. 2 (1 februari 2020). Https://doi.org/10.24912/jbmi.v2i2.7262.

Muhtarom, mumuh. “pengembangan pendidikan karakter dan budaya bangsa di pesantren.” Jurnal diklat keagamaan 14, no. 2 (2020).

Mukhlis, sihabudin. “peran mediasi dalam rekonsiliasi rumah tangga dari perspektif gender.” Krtha bhayangkara 14, no. 2 (7 desember 2020): 221–35. Https://doi.org/10.31599/krtha.v14i2.282.

Nasution, khoiruddin. “metode pembaruan hukum keluarga islam kontemporer.” Unisia 30, no. 66 (25 oktober 2007): 329–41. Https://doi.org/10.20885/unisia.vol30.iss66.art1.

Nirwani jumala, nirwani jumala, dan abubakar abubakar. “internalisasi nilai-nilai spiritual islami dalam kegiatan pendidikan.” Jurnal serambi ilmu 20, no. 1 (31 maret 2019): 160. Https://doi.org/10.32672/si.v20i1.1000.

Nk, mahdi. “peran teungku dalam perspektif konseling islam.” Jurnal at-taujih bimbingan dan konseling islam vol. 3 no. 1 (2020).

Sa’adah, enok hilmatus, dan soni samsu rizal. “tanggung jawab orang tua dalam mendidik anak usia dini menurut al-qur’an.” Tarbiyah al-aulad 4, no. 1 (2019).

Sari, k. “forgiveness pada istri sebagai upaya untuk mengembalikan keutuhan rumah tangga akibat perselingkuhan suami.” Jurnal psikologi, 11(1), 9. (2012).

Sarnoto, ahmad zain. “metode komunikasi yang ideal dalam pendidikan keluarga menurut al-qur’an.” Andragogi: jurnal diklat teknis pendidikan dan keagamaan 9, no. 1 (13 september 2021): 105–15. Https://doi.org/10.36052/andragogi.v9i1.230.

Setiawan, eko. “penerapan wasiat wajibah menurut kompilasi hukum islam (khi) dalam kajian normatif yuridis.” Muslim heritage 2, no. 1 (16 agustus 2017): 43. Https://doi.org/10.21154/muslimheritage.v2i1.1045.

Sholeh, muh ibnu. “manajemen konflik di lembaga pendidikan islam.” Edusiana: jurnal manajemen dan pendidikan islam 10, no. 1 (2023): 1–20. Https://doi.org/10.47077/edusiana.v9i2.

Sholeh, muh ibnu. “pendidikan dan perceraian: analisis pendidikan terhadap angka perceraian di masyarakat.” El-bait : jurnal hukum dan keluarga islam 2, no. 2 (2023): 7–23. Https://doi.org/10.53515/ebjhki.v2i2.

Sodiq, muhammad. “dualisme hukum di indonesia: kajian tentang peraturan pencatatan nikah dalam perundang-undangan.” Al-ahwal: jurnal hukum keluarga islam 7, no. 2 (10 mei 2016): 109. Https://doi.org/10.14421/ahwal.2014.07201.

Susatya, jajang. “usaha-usaha pasangan pernikahan usia dini dalam menggapai keharmonisa keluarga.” Magistra, no. 98 (2016).

Syaefudin, machfud, dan wirayudha pramana bhakti. “pembentukan kontrol diri siswa dengan pembiasaan zikir asmaul husna dan shalat berjamaah.” Jurnal peurawi media kajian komunikasi islam 3, no. 1 (2020).

Syahraeni, andi. “tanggung jawab keluarga dalam pendidikan anak.” Al-irsyad al-nafs, jurnal bimbingan penyuluhan islam 2, no. 1 (2015).

Vini agustiani hadian. “peranlingkungan keluarga dalampembentukan karakter.” Jurnal education and developmentinstitut pendidikan tapanuli selatan vol.10no.1 (2022).

Wahyunadi, zulham, dan raihanah hj azahari. “perubahan sosial dan kaitannya dengan pembagian harta warisan dalam perspektif hukum islam.” Jurnal ilmiah islam futura 14, no. 2 (1 februari 2015): 166. Https://doi.org/10.22373/jiif.v14i2.328.

Wardyaningrum, damayanti. “komunikasi untuk penyelesaian konflik dalam keluarga : orientasi percakapan dan orientasi kepatuhan.” Jurnal al-azhar indonesia seri pranata sosial 2, no. 1 (2013).

Zulkifli yus. “mediasi dalam penyelesaian sengketa perkawinan pada mahkamah syar’iyah di aceh.” El-usrah: jurnal hukum keluarga vol. 5 no.2 (2022).

Downloads

Published

2023-10-24