Pergeseran Makna “اسْتَطَاعَ” Sebagai Prasyarat Menikah Bagi Calon Mempelai Laki-Laki Dalam Shahih Bukhari No 1905

Authors

  • Arofatul Muawanah STAI Al-Yasini Pasuruan

DOI:

https://doi.org/10.37348/jurisy.v4i1.400

Keywords:

Pergeseran makna, istatho’a, hadis anjuran menikah

Abstract

Abstrak: Secara tegas Islam membatasi hubungan lawan jenis kecuali setelah terjadinya pernikahan yang disahkan melalui akad nikah. Dalam hadisnya, Nabi Muhammad saw menganjurkan kepada para pemuda untuk menyegerakan pernikahan ketika “mampu” untuk menjalankannya. Ada indikasi kemudahan yang ditawarkan oleh Nabi Muhammad bagi umatnya, sebab menurut ulama’ salaf, indikator mampu dengan shighat istatho’a dalam hadis mengerucut kepada istatho’a al jasmaniyah. Namun seiring dengan berjalannya waktu, semakin ke sini interpretasi istatho’a mengalami pergeseran makna. Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui pergeseran interpretasi istatho’a semenjak ulama’ salaf, ulama’ khalaf serta realita yang terjadi di masyarakat modern sekarang ini. Penelitian ini tergolong penelitian kualitatif dengan jenis pendekatan library research (kajian pustaka) dengan teknik kajian matan pada hadis Nabi Muhammad tentang anjuran menikah bagi para pemuda. Peneliti melakukan kajian mendalam dengan merujuk kepada pendapat para ulama’ salaf maupun khalaf yang secara intens membahas maksud dari hadis tersebut serta mengkorelasikannya dengan fenomena yang terjadi saat ini. Hasilnya menunjukkan bahwa pada masa ulama’ salaf, pemaknaan lafal istatho’a mengerucut kepada pemaknaan istatho’a al jasmaniyah, yaitu pubertas dan kemampuan untuk melakukan jima’; pada masa ulama’ khalaf pemaknaan lafal istatho’a selain bermakna istatho’a al jasmaniyah juga bermakna istatho’a al ruhaniyah yaitu kedewasaan, kestabilan mental dan kemampuan dalam mengelola harta; dan praktek yang terjadi di masyarakat modern bertambah indikator menjadi mustawa at ta’lim (status pendidikan), istatho’a al kasabiyah (status pekerjaan) dan istatho’a al maaliyah (status ekonomi)

References

DAFTAR PUSTAKA

Badruddin Abu al Fudhail Muhammad bin Abi Bakar al Asadi, Bidayah al Muhtaj fi Syarh al Minhaj, vol 3, Jeddah: Dar al Minhaj lin Nasyr wa at Tauzi’, 2011.

Muhammad bin Qasim Syamsuddin al Ghazi, Fathul Qarib al Mujib, Beirut: Dar Ibn Hazm, 2005.

Abu Zakaria Muhyiddin an Nawawi, Minhaj at Thalibin wa ‘Umdatul al Muftin fil Fiqh, Dar al Fikr, 2005.

Abu Bakar Ahmad bin al Husain al Baihaqi, as Sunan al Kubra, vol: 7, Lebanon: Dar al Kutub al ‘Ilmiyah, 2002.

Abu ‘Abdillah Muhammad bin ‘Abdillah al Hakim an Naisaburi, al Mustadrak ‘ala as Shahihain, vol: 2, Beirut: Dar al Kutub al ‘Ilmiyah, 1990.

Fathurrosyid, dkk, Studi al Qur’an, Surabaya: Kopertais IV Press, 2015.

Abu ‘Abdillah Muhammad bin Isma’il al Bukhari, Shahih al Bukhari, vol: 5, Dar Ibnu Katsir, Damasykus, 1993.

Ahmad Sanusi, Takhrij Hadis tentang Anjuran Menikah bagi Pemuda, Jurnal al Ahkam, vol 6 no 1 Januari-Juni 2012.

Syaiful ’An, Hadis Tentang Anjuran Menikah (Studi Ma’anil Hadis), Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga, 2019.

Jumni Nelli dan Nia Elmiati Jaafar, Kontekstualisasi Hadis ANjuran Menikah dan Relevansinhya dengan Usia Menikah di Indonesia, Jurnal An Nida’, Januari-Juni vol 47, no 1 2023.

In Tanshurullah, Hadis Anjuran Menikah kepada pemuda (Menelaah Hadis dari Perspektif Psikologi), Skripsi Fakultas Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 2019.

Nur Hidayati, Interpretasi Hadis Anjuran Menikah dalam Lafal Ahsan lil Farj Perspektif Teori Double Movement Fazlur Rahman, Skripsi UIN Sunan Ampel Surabaya, 2019.

Muhammad Irfangi, Kriteria Istitho’a Menikah bagi Pemuda Perspektif Madzhab Imam Syafi’I (Studi Analisis Hadis Riwayat Imam al Bukhari), Skripsi Fakultas Keagamaan Islam Prodi Hukum Keluarga Islam Universitas Nahdlatul Ulama’ al Ghazali Cilacap, 2022.

Muhammad bin Ali al-Tamimi, Mu’taqad ahl al-Sunnah wa al-Jama’ah (Riyadh: Adwa’ as Salaf, 1999.

Syamsuddin al Birmawi, al Lami’ as Shabih bi Syarah al Jami’ as Shahih, vol: 6, (Syiria: Dar Nawadir, 2012.

Ahmad bin Ali bin Hajar al Asqalani, Fathul Bari bi Syarh Shahih Bukhari, vol: 9, Beirut: Dar Ma’rifah, 1379 H.

Badruddin Abu Muhammad Mahmud, ’Umdatul Qari bi Syarh Shahih al Bukhari, vol: 20, Beirut: Dar Ihya’ Turats al Arabi, 1431 H.

Ahmad bin Muhammad bin Abi Bakar bin Abdul Malik al Qashthalani, Irsyadus Sari li Syarh Shahih al Bukhari, vol: 3, al Mathba’ah al Kubra al Amiriyah, 1323 H. Muhammad Asyraf bin Amir bin Ali as Shidiqi, ‘Aun al Ma’bud Syarah Sunan Abu Daud, vol: 6, Beirut: Dar al Kutub al Ilmiyah, 1415 H.

Abu al Fida’ Ismail bin Umar bin Katsir al Qursyi, Tafsir al Qur’an al ‘Adzim, vol: 2, Beirut: Dar al Kutub al Ilmiyah, 1419 H.

‘Alwi bin as Sayyid bin Muhammad as Segaf, Tarsyih al Mustafidin, al Haramain, t.th.

Ibrahim al Bajuri, Hasyiyah al Bajuri, vol: 2, Beirut: Dar al Kutub al Ilmiyah, 1419 H.

Rosihon Anwar, dkk, Ilmu Kalam, Bandung: CV. Pustaka Setia, 2014.

M. Quraish shihab, Tafsir al Mishbah: (Pesan, Kesan dan Keserassian al Qur’an), vol: 2, Tangerang: Lentera Hati, 2005.

Hamka, Tafsir al Azhar, vol: 2, Singapura: Pustaka Nasional PTE LTD.

Muhammad Rasyid bin Ali Ridla bin Muhammad Syamsuddin bin Muhammad Bahauddin, al Manar: Tafsir al Qur’an al Hakim), vol: 4, al Haiah al Mishriyah al Ammah lil Kitab, 1995.

Muhammad Thahir bin Muhammad bin Muhammad ath Thahir Ibnu Asyur at Tunisi, at Tahrir wa at Tanwir, vol: 4, Tunisia: ad Dar at Tunisia, 1984.

M. Rizik, dkk, Pendidikan Masyarakat Modern dan Tradisional dalam Menghadapi Perubahan Sosial dan Modernisasi. Jurnal Literasiologi, vol: 2, no: 2, 2021.

Mateus Benyamin Kapisa dan Siti Aisah Bauw, Analisis Tingkat Pendidikan dan Jenis Pekerjaan Terhadap Pendapatan Kepala Keluarga (KK) di Kampung Manbesak Distrik Biak Utara, Jurnal Lensa Ekonomi, vol: 15 No 1 2021.

Syifa an Nur Izzah, Pengelompokan Kabupaten/Kota Berdasarkan Faktor Penyebab Perceraian di Provinsi Jawa Barat, Jurnal Sains dan Seni ITS, vol 11, no 3, 2022.

Apriana Nofriastutui Rasdiany, dkk. Perbandingan Pendidikan Masyarakat Sederhana dan Pendidikan Masyarakat Modern, Jurnal at Taujih: Bingkai Bimbingan dan Konseling Islami, vol 7 no 1 Januari-Juni 2021.

M. Ja’far, Imam asy Syafi’i dan Perkembangan Madzhabnya. Jurnal al Fikrah, vol: 7, no: 1, 2018.

M. Abdurrahman, Imam al Bukhari dan Lafal al Qur’an. Jurnal Klaimah: Jurnal Studi Agama Dan Pemikiran Islam, vol: 11, no: 1, 2013.

Azwir, Imam an Nasa’i (Mengurai Biografi dan Perjalanan Intelektual Imam an Nasa’i). Jurnal al Hadi, vol: 2, no: 2, 2017.

M. Sholeh, Peningkatan Angka Perceraian di Indonesia: Faktor Penyebab Khulu’ dan Akibatnya. Jurnal Qonuni, vol: 1, no: 1, 2021.

Downloads

Published

2024-03-24

Issue

Section

Articles